SEJARAH PANJANG MAKTAB NANGQ 1857 Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri (Bagian I)


SAYYID MUHAMMAD JAMALULLAIL 
Bin Hasan Mu'alim 
Lahir : Ariadha Yamani Selatan, 694 H - 1273 M dan
Wafat : Hadramaut Yaman,  787 H -  1366 M
Dalam Usia : 93 tahun 
Maqam : Ariadha Yaman Selatan

Ibunda : Ummi Kalsum Binti Muhammad 

Istri : Syecah Munawaroh Binti Zakaria bin Abdullah Bin Syech Abul Hasan Ali Asyadjely Alghoust Alhasani 

Anak Kandung : 
1.24. Sayid Abdullah Jamalullail 
2.24. Sayid Ali Jamalullail Nasab Sayid Husein Alkadrie Jamalullail 

setelah dokumen Tua tersebut jatuh di tangan Sayyid Husein Alkadrie Jamalullail Bin Ahmad Bin Husein bin Muhammad Alkadri Jamalullail  1207 H - 1723 M 

Jamalullail .""Mengandung Makna Hidup yang Selalu mengisi.setiap malam dengan ibadah semalam suntuk hingga terbit Fajar sehingga memiliki perangai, tingkah laku, pribadi yang cantik, indah dan bersahaja.derta wajah yang cerah dan hati yang bercahaya hingga memancar di raut wajah""

Lampiran peninggalan Sayid Muhammad Jamalullail sudah dalam keadaan adaan rusak berat sehingga sulit terbaca, supaya isi dokumen Tua tersebut tidak hilang Sayyid Husein Alkadrie Jamalullail mencari kertas dari Saudagar Cina yang datang ke Ariadha Yaman saat itu 1208 H 1724 M





MAKTAB NANGQ 1857
Dewan Pimpinan Pusat 
Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja''far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Pontianak Jalan Seliung 
Dari Saudagar pedang cina beliau mendapatkan dua jenis kertas yaitu :

1. Yang pertama terbuat dari ampas tebu yang sudah di hancurkan sehingga warna sedikit putih akan tetapi masih dalam kondisi yang kasar berukuran kertas Double Volio (Sekarang)

2. Yang kedua terbuat dari bekas jerami dan batang padi yang juga sudah di hancurkan yang berwarna kuning sesuai warna dasar jerami padi

Sayyid Husein Alkadrie Jamalullail memiliki yang kedua dari jerami padi yang berwarna kuning agar ketika di tulis dengan tinta hitam tulisan lebih jelas

Saat itu belum ada bulven (1208 H - 1724 M) yang ada hanya kuas halus juga di bawa Saudagar pedang cina dari Tibet (Cina Islam asal Tiongkok Tibet) 

Dengan kuas tinta hitam dan tinta merah tersebut Sayyid Husein Alkadrie Jamalullail memulai menyalin dokumen Tua peninggalan Sayyid Muhammad Jamalullail bin Hasan Mu'alim generasi ke 23 dari Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam 

SAYYID MUHAMMAD JAMALULLAIL 
Bin Hasan Mu'alim Generasinya ke 23 Keturunan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam Pecetus 

Nama : NAQOBATUL ASYAYID NASABATUL GHOIBUL QUBRO 

Disingkat ""NANGQ"

Istri Syecah Munawaroh binti Zakaria bin Abdullah bin Hasan bin Syech Abul Hasan Ali Asyadjely Alghoust Alhasani 

Sayid Husein Alkadrie Jamalullail menyalin memakan waktu  baru selesai (1208 H - 1724 M sd 1210 H - 1725 M) namun hanya garis besarnya saja sebab saat itu Sayid Husein Alkadrie Jamalullail juga sedang menimba Ilmu Agama dengan ayahnya sendiri

Setelah selesai dokumen tersebut beliau bawa ketika belajar agama Islam di Mekah 1210  H - 1725 M sd 1213 H - 1728 M)

Sepulang dari Mekah atas Saran gurunya Syekh Muhammad Almagrawi Imam Masjidil Mekah saat itu

Beliau berencana untuk Hijrah dari Yaman menuju benua Asia di mana saat itu di Yaman Indonesia baru di kenal sebagai Benua Asia Rumpun Melayu yang sudah terdapat banyak Ulama dari Tanah Arab Saudi yang menyebarkan Islam termasuk Walisongo 

Beliau dari Ariadha Yamani berangkat bertiga orang dengan :
1. Sayid Husein Alkadrie Jamalullail (Tuan Besar Mufthi Mempawah, karena menetap di Mempawah,)

2. Sayid Abu Bakar Alidrus (Tuan Besar Aceh karena menetap di Aceh)

3. Sayid Umar Assaggaf (Tuan Besar Siak karena menetap di Siak)

Setelah meneruskan perjalanan tiba di Banglades beliau menemui Sahabatnya 

4. Sayid Muhammad bin Ahmad Alquds (Tuan Besar Trengganu Malaysia)

Yang di saat itu Sayid Husen Alkadri Jamalullail juga menyempatkan singgah di rumah istrinya untuk pamitan sebab di usia 27 tahun hingga berangkat beliau telah memiliki 4 orang istri dengan anak yang cukup banyak

Semua istri dan anak - anak tersebut beliau tinggalkan demi melaksanakan perintah gurunya untuk menyebarkan agama Islam di benua Asia daerah Serumpun Melayu (Malaya) dokumen Silsilah nasab atas saran orang tuanya Sayid Ahmad Alkadri Jamalullail agar di bawa agar bermanfaat untuk generasi baru tempat beliau hijrah sedangkan anak - anak Sayid Husen Alkadri Jamalullail akan di rawat dan di besarkan di bawah bimbingan Sayyid Ahmad Alkadri Jamalullail ayah kandung Sayid Husein Alkadri Jamalullail 

Al - Alamah Al - Imam Mufthi Mempawah Asyayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail 
Dalam perlayaran Asyayid Husein Alkadrie Jamalullail dengan ketiga Sahabatnya mendapat tantangan yang sangat berat ketika melalui Samudra Pasifik dan samudra Laut Cina Selatan yang saat itu musim yang sangat tinggi hingga mencapai 30 M dari permukaan laut semua usaha sudah mereka lakukan Ahirnya Sayyid Husein Alkadrie Jamalullail meminta ijin kepada ketiga Sahabatnya Untuk melakukan sebuah ritual yang tidak di miliki ketiga Sahabat tersebut

Setelah melakukan ritual tersebut dengan bermujahadsh tibah - tibah munculnya seekor naga berkepala tujuh dan berekor tujuh

Naga tersebut tidak lain adalah....yang menjelma sebagai Naga karena ke ilmuan yang beliau amalkan

Sehingga laut menjadi Redah seketika dan perahu yang beliau naiki meluncur secara tiba- tiba sehingga rencana berlayar memakan waktu hampir 5 bulan hanya di tempuh dalam waktu satu setengah bulan dalam Manaqib lain di tempuh dalam tiga bulan(umumnya pelayaran Yaman ke Benua Asia Indonesia)

Asyayid Husein Alkadrie Jamalullail memiliki beberapa istri dan anak di antara adalah :

1. Istri kesatu ,: Zahara binti Muhammad Jamalullai Aridha Yaman 

Anak :
1.35. Sayid Aqil Bin Husein Alkadrie Jamalullail, istri Sa'diah anak 3

 2. Istri kedua : Khodijah binti Abdullah Ariadha Yaman 
Anak : 
2.35. Sayid Jamalullail bin Husein Alkadrie Jamalullail, istri Ruqayah anak 2

3. Istri ketiga : Aminah binti Ahmad Riadha Yaman
Anak : 
3.35. Sayid Hussin bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Jamilah anak 1
4.35. Sayid Saleh bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Aminah anak 2
5.35. Sayid Alwi bin Husain Alkadri Jamalullail, istri Sahdah dan Salmah anak 4
6.35. Sayyid Nijamuddin bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Ramlah anak 1
7.35. Sayyid Husayyien bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Salmiah anak 3
8.35. Sayyid Faqih bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Jamilah anak 1
9.35. Sayid Abdurrahman bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Fatimah anak 2
10.35. Sayid  Abdul Hamid bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Ramlah anak 3
11.35. Sayyid Salim bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Musdhalifah anak 2
12.35. Sayid Abdullah bin Husein Alkadri Jamalullail, istri Khodijah anak 1
13.35. Sayid Umar bin Husein Alkadri Jamalullail istri Rusminah anak 2
14.35. Sayid Usman bin Husein Alkadri Jamalullail istri Aminah anak 2
15.35. Sayyid Kasim bin Husein Alkadri Jamalullail istri Ummu anak 2
16.35. Sayid Muhammad bin Husein Alkadri Jamalullail istri Ramlah anak 3

Anak cucunya Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri 
Syarif Arif Candra Alkadri dan Syarif Rabiansyah Alkadri bersama Sultan Syarif Melvin Alkadri. SH

4. Istri ke empat : Ken Hede bin Hamied Bangladesh 
Anak  :
17.35. Sayyid Khairullah bin Husein Alkadri Jamalullail istri Rumah anak 2
18.35. Sayyid Aminullah bin Husein Alkadri Jamalullail istri Rahmah anak 1
19.35. Sayid Banda bin Husein Alkadri Jamalullail istri Zainab anak 2

5. Istri kelima :  Maimunah Binti Abdul Qadir Singapura 
Anak :
20.35. Sayid Sindus bin Husein Alkadri Jamalullail istri Fish anak 2
21.35. Sayid Kendhus bin Husein Alkadri Jamalullail istri Riskih anak 1

6. Istri keenam : Cut  Helmirah binti Tengku Rahmad
Anak  :
22.35. Sayidah Zahra binti Husein Alkadrie Jamalullail 
23.35. Sayid Muhammad Maulana bin Husein Alkadri Jamalullail istri Cut Ndiah anak 1
24.35. Sayid Zainudin bin Husein Alkadri Jamalullail istri Cut Riskah anak 2

Logo MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Generasi Ke V Pangeran Bendahara Syarif Ibrahim bin Ahmad Alkadri (1958 M - 2015 M) yang di sempurnakan 

Makna Logo :

1. ALLAH merupakan sumber kehidupan dan kematian 

2. ADAM  Manusia pertama yang di ciptakan Allah untuk mengisi kehidupan di bumi dengan cara berkembang dan melahirkan keturunan 

3. NUH Manusia kedua yang menurunkan Keturunan manusia setelah kehancuran bumi dalam bentuk di tengelamkanya bumi

4. IBRAHIM manusia mulia yang menurunkan NABI MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wassalam 

5. MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wassalam maksudnya menurunkan Syadina Hasan kanan dan

6. MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wassalam maksudnya yang menurunkan Syadina Husein 

7. Lingkaran pertama garis yang Rapat merupakan berkembangnya Keturunan Adam Alaihi Salam dan

8. Lingkaran kedua gari putus yang jarang - jarang merupakan berkembangnya keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam 

7. Istri ketujuh: Zahara Binti Abdullah Saggaf Tanjung Priok
Anak :
25.35. Sayyid Muhammad Aminullah bin Husein Alkadri Jamalullail istri Fatimah anak 2

8. Istri kedelapan : Utin Kasmirih binti Opu Daeng Celak Sulawesi 
Anak :
26.35. Utin Kesumasari binti Husein Alkadrie Jamalullail 
27.35. Sayid  Abu Bakar bin Husein Alkadri Jamalullail istri Fatimah anak 2 
28.35. Sayid Ahmad bin Husein Alkadri Jamalullail istri Dayang Sumbi anak 3

9. Istri kesembilan :  Utin Chandramidi binti Sultan Muhammad Jainuddin Matan dari ibu Dayang Kesumbi etnis Daya Matan di kenal sebagai Nyai Tua Utin Cabanat / Utin Cabenetbo 
Anak :
29.35. Syarifah Khodijah binti Husein Alkadrie Jamalullail 
30.35. Sayid Alwi bin Husein Alkadri Jamalullail Tuan Bujang tidak memiliki istri

30.35. Sultan Syarif Abdurrahman bin Husein Alkadri Jamalullail istri  yang di Sepuhkan Maharatu Suri Kesumasari binti Raden Pangeran Widoyo Ningrat bin Sultan Hamengku I (Pangeran Sujono) bin Sunan Amangkurat IV dari istri Tejawati anak 101 dari 67 istri yang di Nikahi 

SULTAN SYARIF ABDURRAHMAN ALKADRI JAMALULLAIL
Pendiri Kesultanan Kadriah Pontianak Sultan Ke I (1771 M  - 1808  M)

31.35. Syarifah Aisyah binti Husein Alkadrie Jamalullail 

Logo MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri model terbaru (2024 M)

Munculnya istilah Syarif dan Alkadri, ketika Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie Jamalullail  di Lantik menjadi Sultan Pontianak 1778 M,  Adapun maksud beliau gelar Sayid terlalui Tinggi dan berlebihan sebab para Sayid yang menjadi pemimpin di benua Arab rata - rata mengunakan Sharif kuhsusnya jalur Hasan, maka beliau berinisiatif mengunakan Syarif yang bermakna sama saja dengan Sharif maupun Syarif 'hanya merupakan kode untuk keluarga yang ada di Ariadha Yaman 

Kemudian Alqadri menjadi Alkadri juga merupakan pengalihan bahasa yang juga bermakna sama, karena keluarga Ariadha Yaman pasti mengetahui maksudnya

Sejak Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Jamalullail bin Husein bin Ahmad bin Husein bin Muhammad Alqadri Jamalullail menjadi Sultan 1778 M, nama elisu tersebar di tanah Arab hingga di Yaman, maka sejak itu keturunan Yaman mengunakan القدري جمالليل  Alqadri Jamalullail dan dalam waktu singkat  1779 M marga Alqadri Jamalullail tersebar di Aridha Yaman berkat keberanian Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Jamalullail mengunakannya sehingga baik ""SYARIF dan ALKADRI "" merupakan kode ciri khas keluarga Besar Kesultanan Kadriah Pontianak termasuk saudara - Saudara kandung Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Jamalullail juga mengunakanya

Sehingga istilah Sharif / Syarif merupakan ciri khas Kerajaan/ Kesultanan yang berasal dari Ahlulbait Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam 

Sedangkan SYARIF yang berlaku di Kalimantan Barat di Kesultanan Kadriah Pontianak mengandung makna Keluarga Besar Alkadri Jamalullail yang menjadi Raja / Sultan, Panglima, Pangeran dan Keluarga Besar Kesultanan Kadriah Pontianak yaitu dari saudara kandung Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie Jamalullail baik satu ibu maupun lain ibu

Namun sesuai perkembangan Jaman dan waktu banyak juga keluarga Alkadri yang mengikuti Alqadri Jamalullail Yaman karena menurut mereka sesuai dengan Bahasa Arab selain itu juga ada yang menggunakan Algadri di sesuaikan dialeg tempat mereka berdiam / tinggal

Sebab Alqadri Jamalullail القدري جمالليل  Alqadri Jamalullail awal pertama ya di gunakan oleh Sayid Aqil bin Ahmad Alkadri Jamalullail  karena kondisi hidup  beliau yang sangat Sulit, yang mengandung makna kehidupan yang sangat Sulit ""Saya berpasrah kepada Allah, Saya berpasrah kepada Allah " القدري - القدري"  Alqadri - Alqadri""  kemudian beliau ""sematkan  dari Ayahnya ""Sayid Ahmad Alqadri Jamalullail bin bin Sayyid Husein Alqadri Jamalullail bin Sayid Muhammad Alqadri Jamalullail" 

Tetapi ketika beliau wafat 1765 M di Aridha Yaman Abang kandung Sayyid Husein Alkadrie Jamalullail ini di bati nisanya hanya tercantum Sayyid Aqil Jamalullail, ini bearti Alqadri belum di kenal di Ariadha Yaman saat itu 1765 M - 1186 H di Ariadha Yaman dan khusus Negara Yaman saat itu 

Lencana PIN Panglima Pangeran MAKTAB NANGQ 1857 Kesultanan Kadriah Pontianak jalur  Tradisi Waris Adat istiadat Leluhur Kesultanan Kadriah Pontianak yang hampir punah dan di hidupkan kembali berdasarkan titah leluhur Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Jamalullail Pendiri Kesultanan Kadriah Pontianak 1771 M -  1192 H

Demikian juga ketika Sayid Ahmad meninggal dunia makamnya di Baghdad Iraq 1747 M - 1168 H makam beliau di Baghdad Iraq hanya tertulis Sayid Ahmadi bin Husein Jamalullail dan Alqadrinya tidak di tulis, artinya Alkadri juga belum di kenal di Baghdad Iraq

Baru setelah Sayid Husein Alkadrie Jamalullail yang Wafat di Galah Herang Sejegi Mempawah 1769 M -   1190 H ditulis di batu nisannya  Sayyid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail 

Artinya Alkadrii saat itu baru dikenal di Kalimantan Barat baru kemudian menyebar di Yaman kemudian secara perlahan baru di kenal seluruh dunia 

10. Istri yang kesepuluh : Utin Kerinci Srikandi (Nyai Tengah) binti Sultan Muhammad Jainuddin Matan  dari ibu Dayang Kesumbi etnis Daya Matan 
Anak  :
32.35. Syarif Muhammad bin Husein Alkadri Jamalullail (Tuan Minta) punya anak : 1.36. Syarif Ahmad Kamal Basar Alkadrii. punya anak : 1.37. Syarif Abdul Kamal Alkadri. 2.37. Syarif Basar Kamarullah Alkadri Ranai Natuna 
33.35. Syarif Abu Bakar bin Husein Alkadri Jamalullail (Panglima Laksamana I) istri 12 anak 30 
34.35. Syarifah Aisyah binti Husein Alkadrie Jamalullail 

11. Istri kesebelas : Srikesumasari  binti Mahmud (Nyai Bungsu)
Anak :
35.35. Syarif Ali bin Husein Alkadri Jamalullail Brunei Darussalam istri Muhdasari anak 5
36.35. Syarifah Fatimah binti Husein Alkadrie Jamalullail 
37.35. Syarifah Nur binti Husein Alkadrie Jamalullail 
38.35. Syarifah Najenah binti Husein Alkadrie Jamalullail 
39.35. Syarif Ahmad bin Husein Alkadri Jamalullail  (Tuan Umat) istri Nya Ratnah anak 3

12. Istri kedua belas : Nyai Pring Utin Kesuma binti Abdullah 
Anak : 
40.35. Syarif Ahmad bin Husein Alkadri Jamalullail (Pangeran Giri) istri Putri Aji Meter makam Kartenegara Kaltim anak 7
41.35. Syarifah Maryam binti Husein Alkadrie Jamalullail 
42.35. Syarifah Halimah binti Husein Alkadrie Jamalullail 

LOGO MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri (2015 M - Sekarang)

Perubahan merupakan hasil Restorasi perbaikan logo yang di terbitkan oleh Sayyid Muhammad Jamalullail  tahun 724 H - 1303 M, merupakan hasil Restorasi yang kedua sebelumnya restorasi yang pertama berbentuk seperti di bawah ini

Makna Logo :

1. ALLAH  Subhanahu Wa Ta'ala Sumber Kehidupan Alam Semesta 

2. MUHAMMAD Shalallahu Alaihi Wassalam Sumber  Kedua Yang menghidupkan Ajaran Islam 

3. FATIMAH AZ-ZAHRA Sumber Yang menurunkan Keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam 

4. ALI Sumber Perantara yang menurunkan Keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam 

5. HASAN Sumber yang menurunkan keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam jalur Sayidina Hasan

6. HUSEIN Sumber yang menurunkan keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam jalur Sayidina Husen 

7. GARIS - GARIS. MELINGKAR  Keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam menurun sepanjang masa

8. GARIS LINGKAR bermakna  Keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam dalam naungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam 

9. BINTANG Sumber Alam Semesta yang tidak pernah Redup selama masih ada Keturunan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam 

Logo hasil Restorasi yang pertama tahun 2010 M - 2015 M Generasi ke V Syarif Ibrahim bin Ahmad (Ahmad Kampak) Alkadri Jamalullail, 

Maktab NanGq 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri 

Setelah Sayid Husein Alkadrie Jamalullail menetap di Matan dan menjadi Mufthi Pertama Kesultanan Matan di saat itu di pimpin Sultan Muhammad Jainuddin Matan beliau meneruskan proses pencatatanya dengan mengunakan kertas hasil cetakan Belanda Batavia di Jakarta

Namun saat itu Belanda belum menguasai dan masuk pulau Kalimantan Barat melainkan baru menguasai' pulau Jawa

Kertas  buatan Belanda terbuat dari rumput sapi yang berbentuk seperti tebu dan goresanya masih mengunakan kuas juga di buat oleh Belanda, kertas dan kuas Sayyid Husein Alkadrie Jamalullail membelinya di Batavia ketika hendak berlayar ke negeri Kalimantan Barat atau saat itu terkenal dengan sebutan Boeneo Barat 

Sehingga buku Silsilah Nasab yang beliau miliki mempunyai dua jenis kertas, tinta dan kuas yang berbeda, catatan yang pertama tahun 1724 M -  1145 H

Merupakan catatan Silsilah dari dirinya sampai Leluhurnya Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam beserta pecahan cabang - cabang silsilah Nasab dan di teruskan hingga ke Nabi Adam Alaihi Salam dan Siti Hawa serta pecahan silsilah nasab anak keturunan Nabi Adam Alaihi Salam hingga ke Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam 

Sedangkan catatan Nasab yang di catat di Matan merupakan pecahan keturunan dari anak dan cucu - cicit beliau sendiri 

Kertas buatan Belanda lebih bersih tivis tetapi buram dan bercak - bercak dan agak kenyal sehingga tidak mudah robek seperti kertas sekarang (lebih tahan lama dan jika terkena air tidak akan robek)

Kertas inilah yang beliau gunakan untuk menulis silsilah nasab keturunan beliau 

Adapun susunan Silsilah Nasab Keturunan Rasulullah shalallahu alaihi wassalam sampai kepada nabi Adam AS secara satu jalur pernasab adalah sebagai berikut ,:

1. Nabi Muhammad Shalallahu alaihi         
    wassalam 571 M -  634 M  usia 63 
    tahun' istri Khodijah Radhiallahu Anha 
    (jalur nasab cucu dan cicit Rasulullah 
     Shalallahu alaihi wasallam )
2. Bin  Abdullah Radhiallahu Anhu 535 M  -    570 M usia 35 tahun istri Aminah (jalur 
    nasab)
3. Bin Abdul Muthalib Radhiallahu Anhu     
    500 M -  585 M usia 85 istri Fatimah 
    binti Amir  (jalur nasab)
4. Bin Hasim Radhiallahu Anhu 465 M -  
     538 M usia 73 tahun istri Salmah binti 
     Amir (jalur nasab)
5. Bin Abdul Manaf 435 M - 505 M usia 70 
    tahun istri Atikah binti Murah (jalur
    nasab)
6. Bin  Qushsy 395 M - 475 M usia 80
    tahun 
7. Bin Zurah  365 M - 450 M usia 80 tahun
8. Bin Bin Qilab 335 M - 428 M usia 93
    tahun

Logo MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri tahun1995 M - 2010 M 

9. Bin  Murrah 300 M - 385 M usia 85
    tahun
10. Bin  Ka'ab 275 M -  365 M usia 90
       tahun
11. Bin Lu'ay 245 M -  350 M usia 105
       tahun 
12. Bin Nabi Galib Alaiihi Salam 215 M -
      335 M usia 120 tahun masuk dalam
      daftar 124.000 Nabi
13. Bin  Quraisy Fhir 180 M - 290 M usia 
      110 tahun
14. Bin Annadhar 160 M - 253 M usia 93
      tahun
15. Bin Qinanah (Qinan) 131 M - 246 usia
      115 tahun
16. Bin Khizaimah 100 M - 190 M usia 90
      Tahun
17. Bin Nabi Mudrikah Alaihi Salam 65 M -
      195 M usia   130 tahun istri Qianah
18. Bin Nabi ILYAS Alaihi Salam 25 M - 
      118 M usia 93 tahun masuk dalam
      daftar 313 Nabi dan Rasul 
19. Bin Muhdar 10 SM - 130 M usia 120
      tahun 
20. Bin Nizar 40 SM -  120  M usia 110
      tahun
21. Bin Ma'ad 60 SM - 100 M usia 100
      tahun
22. Bin  Adnan  90 SM - 75 M usia
      130. tahun
23. Bin Udad 120 M - 60 SM usia 120
      tahun
24. Bin Muqowwim 140 SM - 40 M usia 90
      tahun 
25. Bin  Nahur 160 SM -  15 M usia 145
    . tahun
26. Bin Tairah 190 SM -  60 SM usia
      130 tahun
27. Bin  Yarub  220 SM - 100  SM usia 120
       tahun 
28. Bin Nasyud 250 SM - 75  SM 175
       tahun
29. Bin  Nabil 275 SM -  165 SM usia 110
      tahun 
30. Bin Nabi ISMAIL Alaihi Salam 300 SM -
       210 SM usia  90 tahun, Lahir :
       Palestina dan Wafat : Hijaz Madinah,
       istri : Asyayyidah Ral'ah binti Madad
        bin Umar Amruh Aljurhum (jalur
        Nasab)

Logo MAKTAB NANGQ tahun pertama 724 H - 1303 M sd 1995 M -  1416 H, logo ini bertahan selama 692 tahun terlama dari Logo yang lainya

Logo ini di buat oleh Sayyid Muhammad Jamalullail bin Hasan Mu'alim generasi keturunan Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yang ke 23 dan bertahan hingga ke generasi ke 42  keturunan dari Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam yaitu generasi ke Lima dari keturunan pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri 

Setelah tahun 1995 M -  1416 H Logo ini Berubah menjadi seperti di bawah ini :

Logo MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri tahun 1995 M - 1416 H sd 2010 M - 1431 H bertahan selama 15 tahun 

Kemudian di kembalikan asal ke logo lama buatan Sayid Muhammad Jamalullail tahun 724 H - 1303 M tetapi sudah di restorasi di perbaiki sehingga berbentuk seperti ini  :
Hasil Logo lama tahun 724 H - 1303 M buatan Sayid Muhammad Jamalullail yang telah di Restorasi di sempurnakan pada tahun 2010  dan bertahan dari tahun 2010 M - 2015 M bertahan selama 5 tahun 

Kemudian pada tahun 2015 logo ini di sempurnakan kembali atas titah leluhur Nomor 1 bentuk desainya di berikan melalui mimpi'  yang  hingga lebih dari 7 kali, kata Leluhur dengan di beri mimpi' terus  - menerus agar hapal bentuk dan warna kombinasi secara keseluruhan serta perubahan huruf dan letaknya, adapun bentuk Logonya sebagai berikut :

Logo hasil Restorasi penyempurnaan tahun 2015 M dan berlaku dari tahun 2015 M hingga sekarang 2025 M  10 tahun dan seterusnya...

31. Bin Nabi Ibrahim Alaihi Salam 360 SM -
       270 SM usia  90 tahun istri  Siti Hajar
       Ibunda Nabi Ismail Alaihii Salam
       (Nasab) 
32. Bin Tarehk 390 M -  305 M usia 85
       tahun
33. Bin Nahur 420 SM - 323 SM usia 93
       tahun istri Mieka
34. Bin  Sarujh 460 SM - 345 SM usia 115
      tahun Istri Migdael 
35. Tairah 490 SM - 370 SM usia 120
       tahun istri Sieren
36. Bin Ra'u 520 SM - 429 M usia 91 tahun 
37. Bin Paliiej  550 M - 420 M usia 130
      tahun
38. Bin Abir  650 M -  510 M usia 140 istri 
      Maelah
39. Bin Nabi Shaleh Alaihi Salam
      (Syailehk) 1550 SM - 650 SM usia 900
      tahun istri Shahrah, di utus untuk kaum
      Samud dan memiliki salah satu
      Mu'jizat Unta betina yang Keluar dari
      tebing Batu masuk dalam daftar 25
      Nabi dan Rasul 
40. Nabi Afraksyaad Alaihi Salam  2550
      SM - 1620 SM usia 930 tahun masuk
      dalam daftar 24.000 Nabi istri Samsam
41. Bin Sam 6925 SM - 3400 SM usia 3525
      tahun, istri Saras salah satu anaknya
    . bernama Untuk berpostur
      raksasa setinggi 3000 Hasta berusia.
      Lebih dari 4000 tahun manusia yang
      terpanjang umurnya dalam sejarah
42. Bin Kizy 7500 SM - 6747 SM usia 753
       tahun satu - satunya dari 57 anak yang
       selamat dari bencana banjir terbesar
       sepanjang sejarah setinggi 7.000 kaki
       yang dapat menenggelamkan gunung
      Uhud dan Tursina di tanah Arab
43. Nabi NUH Alaihi Salam 7900 SM -
      6999 SM usia 910 tahun, terkenal
      dengan gelar Yaskur Abdul Ghofar
      اليسكور عبدوالغفر  
      anak - anak yang di tenggelam Allah
      dari bencana banjir Kan"an, Yafith,
      Sam,  Ham, Kan'an naik puncak gunung
      tetapi puncak gunung juga ikut 
      tenggelam sedangkan Yafith, Sam dan
      Ham ikut  ibunya sa'at itu mereka
      beranggapan Nabi Nuh Alaihi Salam
      sudah gila (tidak waras karena mereka
      tidak percaya akan datangnya azab
      Allah)
44. Bin Nabi Namahk / Lamihk Alaihi
      Salam 8000 SM - 7700 SM usia 300
      tahun istri Fainusha masuk dalam
      daftar 124.000 Nabi
45. Bin Nabi Muthawatsilahk Alaihi Salam
       8500 SM - 7750 SM usia 750 tahun
       istri Labudha masuk dalam daftar
       124.000 Nabi
46. Bin NABI IDRIS Alaihi Salam 9100 SM -
      8250 SM usia 850 tahun istri D II
      Munafik Memfhis Mesir gelar Asyadul
      Ushud yang bearti Singa segala Singa
      terkenal juga sebagai Dharasyah Nabi
      yang berpendidikan, beliau memiliki
      saudara kandung bernama Henohk dan
      Amuhk
47. Bin Yaried 10.000 SM - 8950 SM usia
      1050 tahun istri Niel
48. Bin Muhlail 10300 SM - 9750 SM usia
      525 tahun istri wadieha
49. Bin Nabi Qiynaaqn Alaihi Salam 10500
      SM -  9770 SM usia 730 tahun istri
      Qaila Mubhulah masuk dalam daftar
      313 Nabi dan Rasul 
50. Bin  Nabi Anuwsy  Alaihi Salam 11000
      SM - 10100 SM usia 900 tahun istri
      Fherdeysih masuk dalam daftar
     124.000 Nabi
51. Bin Nabi SYITS Alaihi Salam 11700 SM
       -  10800 SM usia 900 tahun istri Azura,
      Beliau berhasil membunuh Qobil dan
      pasukanya ketika perang saudara atas
      perintah Nabi Adam Alaihi Salam
      karena Qaila telah keluar dari ajaran
      Islam karena berani membuat patung
      dan berhala dengan ukuran besar
      darinya, atas perintah Allah Subhana
      wa taala melalui perantara Malaikat
      Jibril Alaihi Salam agar Qabil dan
      pengikutnya segera di musnahkan agar
      azab tidak menimpa negeri tersebut,
      perang yang berlangsung hampir 400
      tahun Ahirnya Qabil dan pasukannya
      berhasil di musnahkan

Ilustrasi Nabi Syits Alaihi Salam bersama istrinya Azzurra di mana saat itu semua jenis hewan bisa berbicara kepada Nabi Syits Alaihi Salam dan istrinya Azzurra 

Syits bermakna penganti yang merupakan penganti Habil yang di bunuh Qabil,  Nabi Adam Alaihi Salam sebelum hijrah di suatu tempat yang di rahasiakan beliau berpesan, karena hijrah tersebut tanpa berita sehingga anak maupun keturunannya menganggap Nabi Adam Alaihi Salam telah meninggal dunia, pada hal beliau berkhalawat di suru tempat bernama bukit Tursina, hingga sampai saat ini tubuhnya telah di selimuti gunung tursina yang setiap jaman mengalami pertumbuhan lapisan kerak bumi  serta lapisan atas bumi hal semacam ini sudah menjadi hukum alam di mana dengan tumbuhnya lapisan tersebut permukaan tanah yang tadinya gersang bisa menjadi Padang rerumputan pada awal sehingga suatu saat juga akan tumbuh pohon liar sebab dari proses alam tersebut  adapun nasehat Nabi Adam Alaihi Salam sebagai berikut ,:

1. Wahai Iqlima, Labudha dan Syist, Janganlah kamu merasa aman di dunia seperti aku merasa aman di surga yang pada akhirnya aku di turunkan di dunia

2. Janganlah kamu bertindak mengikuti ke inginan istrimu sebagaimana aku bertindak mengikuti ke inginan istriku Karena aku mengikuti ke inginan hawa nafsu istriku, Sehingga memakan buah pohon terlarang lalu aku menyesalinya setelah di turunkan ke bumi

3. Setiap perbuatan yang ingin kamu lakukan maka renungkanlah terdahulu, akibat yang akan di timbulkan dari perbuatan tersebut 

4. Ketika kamu merasa takut atau ragu - ragu maka tinggalkanlah hal itu, agar tidak menjadi suatu penyesalan di kemudian sementara kamupun tidak bisa lagi mengembalikan seperti pada keadaan semula

5. Bermusyawarahlah mengenai suatu perkara, agar menimbulkan efek baik dari tindakan tersebut dan hindarkan musyawarah yang dapat menimbulkan perpecahan di antara kamu sekalian

52. Bin Nabi ADAM Alaihi Salam 12.000 SM - 11100 SM usia 900 tahun istri Siti Hawa Radhiallahu Anha 
53. Ibna Nur Nabiyullah Muhammad Shalallahu alaihi wasallam Alfatiha....

Ilustrasi ketika Nabi Adam Alaihi Salam akan mengambil buah Quldi buah larangan.yang menyebabkan keduanya di turunkan dari dalam Surga Qhuldi ke dunia 

Anak - anak Nabi Adam Alaihi Salam bersama istrinya Siti Hawa Radhiallahu Anha 

1. Qabil bin Adam Alaihi Salam 
Qabil di jodohkan Ayahnya kepada Labudha.tidsk mau sehingga bersih keras untuk membunuh adiknya Habil sehingga terjadi pertengkaran

Ilustrasi pertengkaran antara Qabil dan Habil, tetapi Qabil tetap di nikahkan Ayahnya dengan Labuda karena Allah Subhana wa Taala sudah menetapkan kawin silang dan di larang menikahi kembaran sendiri 
2. Istri.Labuda binti Adam Alaihi Salam 
    istri Qabil
3. Habil bin Adam Alaihi Salam, Maqam :
    Gua Dam Pegunungan Qasiun Utara
    Damaskus
4. Istri Iklimah binti Adam Alaihi Salam 
    istri Habil

Ilustrasi Qabil membunuh adiknya Habil, setelah meninggal dia kebingungan bagaimana cara menyembunyikan ya, kemudian Allah mengirim dua ekor burung gagak yang sedang berkelahi di hadapan Qabil, setelah salah satu burung gagak mati, kemudian burung gagak menggali tanah dengan paruhnya patuk ya kemudian di tanam, lalu Qabil menirunya dengan menggali tanah menggunakan batu yang di dapat sekitarnya

Pada saat itu Ilustrasi yang di tunjukkan Allah' Subhanahu Wa Ta'ala menunjukkan derajat Qabil lebih rendah dari burung Gagak atau lebih rendah dari binatang sehingga karena perbuatan tersebut Qabil menjadi hilang akal, sehingga ketika di ketahui Ayahnya, Nabi Adam Alaihi Salam bersedih hingga meneteskan airmata, ternyata tetesan air mata tersebut membentuk Sungai dan Samudra.yang sangat luas, kesedihan dan tetesan tersebut berlangsung hingga 100 tahun lamanya, Untuk menghibur Nabi Adam Alaihi Salam dan istrinya Siti Hawa Radhiallahu Anha, maka lahirlah anak tunggal yang bernama Syits (Penganti) setelah Syist berumur 400 tahun kemudian Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengangkatnya menjadi Nabi dan Rasul sehingga menyandang gelar Nabi Syist Alaihi Salam, dan Allah' Subhanahu Wa Ta'ala menyampaikan berita kepada Nabi Adam Alaihi Salam melalui Malaikat Jibril Alaihi Salam agar memerangi Qabil dan pengikutnya karena menyembah berhala patung yang di buatnya sendiri, Nabi Syits Alaihi Salam menunaikan peritah tersebut, perang yang berlangsung hampir 400 tahun lamanya berhasil membunuh Qabil dan seluruh pasukanya, sehingga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menarik Azabnya di negeri tersebut.

Ilustrasi Qabil menyembah berhala Api dan Patung Abi

5. Nabi Syits Alaihi Salam bin Adam Alaihi
    Salam 
6. Istri Azura binti Adam Alaihi Salam Istri
    Nabi Syits Alaihi Salam 
7. Awwan bin Adam Alaihi Salam 
8. Istri Khein binti Adam Alaihi Salam istri
    Awwan
9. Abdoellah bin Adam Alaihi Salam 
10. Istri Caeyn binti Adam Alaihi Salam 
      istri Abdoellah
11. Ashut bin Adam Alaihi Salam 
12. Istri Balagh binti Adam Alaihi Salam 
      istri Ashut
13. Ayyad bin Adam Alaihi Salam 
14. Istri Athati binti Adam Alaihi Salam 
       istri Ayyad
15. Tawbah bin Adam Alaihi Salam 
16. Istri Hadazi binti Adam Alaihi Salam 
       istri Tawbah
17. Yahus bin Adam Alaihi Salam 
18. Istri Darabi binti Adam Alaihi Salam 
       istri Yahus
19. Sandal bin Adam Alaihi Salam 
20. Istri Wadd binti Adam Alaihi Salam.istri
       Sandal
21. Baraq bin Adam Alaihi Salam 
22. Istri Suwa binti Adam Alaihi Salam 
       istri  Baraq
23. Yaghut bin Adam Alaihi Salam 
24. Istri Nasri binti Adam Alaihi Salam 
       istri  Yaghut
25. Abd Al-Mughit bin Adam Alaihi Salam 
26. Istri Ya'ughi binti Adam Alaihi Salam
       istri Abd Al-Mughit
27. Amad Alughit bin Adam Alaihi Salam 
28. Istri Shoghuni binti Adam Alaihi Salam 
       istri Amad Al-Mughit
29. Qemoan bin Adam Alaihi Salam 
30. Istri Lumina binti Adam Alaihi Salam 
       istri Qemoan
31. Qirman bin Adam Alaihi Salam 
32. Azhanie binti Adam Alaihi Salam istri
      Qirman
33. Ayyan bin Adam Alaihi Salam 
34. Zaenoen binti Adam Alaihi Salam istri 
      Ayyan
35. Soeileiman bin Adam Alaihi Salam 
36. Zyeina binti Adam Alaihi Salam istri 
      Soeileiman 
37. Zsoat bin Adam Alaihi Salam 
38. Hazzar binti Adam Alaihi Salam istri
      Zsoat
39. Swoat bin Adam Alaihi Salam 
40. Shoutshi binti Adam Alaihi Salam istri 
      Swoat 
41. Zeiroum bin Adam Alaihi Salam 
42. Yazheesi binti Adam Alaihi Salam istri
      Zeirom

Ilustrasi aktifitas anak - anak Nabi Adam Alaihi Salam 

43. Uunuk bin Adam Alaihi Salam 
44. Yajeasa binti Adam Alaihi Salam istri
       Uunuk Anak - anak :
1. 43.44. Bara bin Uunuk.tinggi 1.000 kaki
2. 43.44. Siwaa bin Uunuk tinggi
    1.500.kaki, di Agungkan sebagai Dewa
    Siwaa oleh agama Hindu di India
3. 43.44. Anuuq tinggi 3.000 kaki bin
    Uunuk 
Manusia terbesar di jamanya umur hingga 3.500 tahun, sampai di jaman Nabi Nuh Alaihi Salam, Anuuk juga ikut membantu membangun bahtera Nabi Nuh Alaihi Salam sampai selesai, ketika terjadi peristiwa banjir yang menenggelamkankan seluruh bumi dan samudra yang juga menyatu dengan banjir bahkan Gunung Uhud, gunung tursina juga ikut tenggelam, ternyata hanya sebatas lutut Anuuk musibah banjir tersebut dan beliau termasuk salah satunya manusia yang terbesar, ketika menangkap ikan raksasa cukup dengan memanaskanya dengan mendekatkan di terik matahari hari, ketinggian 3.000 kaki jika menurut ukuran manusia sia saat itu rata - rata 30 Kaki, maka ketinggian Untuk kurang lebih 7.000 Meter ukuran jaman sekarang (Meter Sekarang) artinya melebihi ketinggian terbang yang hanya rata - rata 3.000 Meter di atas permukaan laut, sebab jika melebihi dari 3.000  meter dikeztirkan masuk di ruang hampa udara yang lapusanya tidak menentu sehingga pesawat menjadi tidak terkendali yang membehayakan pilot dan penumpang karena kehabisan pengaruh udara, akan menyebabkan pesawat bisa terjatuh atau tersedot di ruang hampa udara, tanpa oksigen yang cukup semua pilot dan menumpang bisa tewas dengan seketika dan pesawat akan mengambang di ruang tanpa udara dan bagi Unjuk tidak berpengaruh bagi ya karena sudah menjadi qodrat Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk dirinya

Ilustrasi manusia Raksasa' Anuuk bin Uunuk tinggi 3.000 Kaki  atau sama dengan ketinggian 7.000 Meter ,  tahun 10.000 SM
4. Qounturaa bin Anuuk tinggi 1.700 kaki
5. Misraa bin Anuuk tinggi 2.000 kaki
6. Leonoon bin Untuk tinggi 1.900 kaki
7. Tharthaer bin Anuuk tinggi 2.300 kaki
Sementara ayahnya sendiri Anuuk memiliki ketinggian lebih dari 3.500 kami yang di kenal sebagai Sam dalam kepercayaan agama Hindu di anggap sebagai dewa Matahari,  artinya keturunan ini adalah keturunan Manusia terbesar bahkan melebihi raksasa dalam legenda, mereka walaupun di kenal sebagai manusia terbesar tetapi termasuk manusia yang taat dalam beribadah sehingga tidak sedikitpun sejarah yang membahas bahwa mereka pernah berbuat kehancuran atau menghancurkan bumi sebagaimana manusia Ahir jaman ini kecil yang ketinggiannya kurang dari 2 M tetapi dapat merobohkan dan meratakan gunung (maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala meng abadikan mereka sebagai permata manusia, Anuuk saking besarnya sehingga Untuk melangkah atau berjalan dia mencari gurun pasir yang kosong agar tidak menginjak mahluk Allah yang lainya sehingga jika ingin melangkah hanya sekedar mencari ikan di laut di panggang teriknya matahari, mereka hanya makan sehari sekali saja dengan mengambil satu ekor ikan raksasa untuk di panggang di terik ya matahari dengan cara di pegang, atas kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta'ala tubuh mereka mampu bertahan hingga suhu panas 2.000 Derajat Calcius

Sehari - harinya  Uunuk bin Adam Alaihi Salam menghabiskan waktunya dengan banyak bersujud mereka menganggap tubuhnya yang sangat tidak wajar dari ayahnya Nabi Adam Alaihi Salam merupakan ujian karena mereka tau dari ayahnya bahwa manusia di surga hanya tinggi merata 30 Hasta ukuran manusia saat itu sama dengan tinggi 1.00 Meter sedangkan ukuran ilmuan berkisar 60 meter, sebab itu ketika terjadi perang Qabil dan pasukanya melawan Nabi Syits Alaihi Salam dan Pasukanya, Allah memerintahkan agar mereka tidak ikut campur karena di kwairkan dapat menimbulkan bencana menyeluruh karena satu kali hentakan kaki mereka dapat membuat bumi terbelah, mereka di pinta Nabi Adam Alaihi Salam hanya mendoakan kemenangan Nabi Syits Alaihi Salam dan Pasukanya, walaupun di hati mereka ingin ikut berperang tetapi justru akan merusak bumi secara menyeluruh, sehingga Allah' Subhanahu Wa Ta'ala melalui perantara Malaikat Jibril Alaihi Salam agar keturunan Uunuk ini Adam Alaihi Salam memperbanyak ibadah agar hatinya menjadi lembut, sebab mereka di ciptakan demikian hanya untuk Ibrah kepada seluruh manusia di bumi, bahwa mereka manusia terbesar tetapi paling taat beribadah termasuk di jaman Nabi Nuh Alaihi Salam mereka ikut membantu membuat kapal bahtera Nabi Nuh Alaihi Salam dan pengikut Nabi Nuh Alaihi Salam 

45. Yussa bin Adam Alaihi Salam 
46. Meiza binti Adam Alaihi Salam istri 
      Yussa 
47. Yezaa bin Adam Alaihi Salam 
48. Meizari binti Adam Alaihi Salam istri 
      Yezaa

Ilustrasi Uunuk bin Adam Alaihi Salam jdan anak - anaknya selalu berpikir panjang jika ingin melangkah untuk mencari gurun yang kosong agar ketika melangkah tidak menginjak manusia lainya dan tidak merusak hutan dan lembah, sehingga lebih memilih gurun yang kosong terutama di siang hari ketika panas terik suhu mencapai 40 - 60 Derajat, maka saat itulah mereka melintas gurun karena tidak satupun manusia yang mampu dengan suhu panas seperti itu, sedangkan mereka memiliki kemampuan bertahan pada suhu 2.000 Derajat

Ilustrasi saat melewati Gurun, Gurun mereka pastikan dalam ke adaan kosong, ketika Adzan berkumandang (tidak sama dengan panggilan Adzhan sekarang) mereka melewati Gurun hanya untuk mencari seekor ikan Raksasa' di panggang di atas teriknya Matahari Untuk mereka makan sekalian mandi dan berwudhu (tidak sama dengan wudhu sekarang karena mengikuti tuntunan Nabi Adam Alaihi Salam) kemudian bergegas pergi ketika gurun dalam keadaan panas yang tinggi agar ketika lewat kembali belum ada manusia yang mampu melewati Gurun tersebut karena masih bersembunyi di goa - goa agar terlindung dari teriknya panas matahari
Demikian Kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengatur bumi agar tetap aman untuk semua penghuni bumi

MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri 

Ilustrasi saking besarnya tubuh mereka hingga bajapun tidak mampu menembusnya, mereka wafat rata - rata paktor usia dan penuaan, Uunuk semua anaknya Laki - laki sehingga tidak memiliki keturunan, ketika ada yang meninggal dunia maka Malaikat Jibril Alaihi Salam sebelumnya sudah memberikan cara pemaqamanya kepada Nabi Adam Alaihi Salam agar mereka mengerti, sesuai tuntunan Islam saat itu jika ada yang meninggal Mereka juga di Sholatkan kemudian di bawah di tengah Samudra yang luas, dan di letakan kemudian di himpit dengan batu agar tidak timbul atau terampung di permukaan laut, saat membawa mayit juga di siang hari di tengah teriknya Matahari, agar bisa berjalan dengan mulus demikian Syari'at yang di ajarkan Nabi Adam Alaihi Salam kepada anaknya Uunuk dan cucu - cucu mereka dari bangsa Raksasa

MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri 

49. Muzha bin Adam Alaihi Salam 
50. Lioni binti Adam Alaihi Salam istri
       Muzha 
51. Yazet bin Adam Alaihi Salam 
52. Sameli binti Adam Alaihi Salam istri
       Yazet
53. Muzar bin Adam Alaihi Salam 
54. Yaqudzah binti Adam Alaihi Salam 
       istri Muzar
55. Taquza bin Adam Alaihi Salam 
56. Hawe binti Adam Alaihi Salam istri 
      Taquza 
57. Yaqud bin Adam Alaihi Salam 
58. Nine binti Adam Alaihi Salam istri 
       Yaqud
59. Lewi bin Adam Alaihi Salam 
60. Zia binti Adam Alaihi Salam istri Lewi
61. Yeza bin Adam Alaihi Salam 
62. Zieje binti Adam Alaihi Salam istri Yeza
63. Samuel bin Adam Alaihi Salam 
64. Noura binti Adam Alaihi Salam istri 
      Samuel 
65. Bruen bin Adam Alaihi Salam 
66. Bura' binti Adam Alaihi Salam istri
      Bruen
67. Pahraes bin Adam Alaihi Salam 
68. Jamie binti Adam Alaihi Salam istri 
      Pahraes
69. Zeid bin Adam Alaihi Salam 
70. Iajeidun binti Adam Alaihi Salam istri
       Zeid
71. Salom bin Adam Alaihi Salam 
72. Jeyzy binti Adam Alaihi Salam istri
       Salom 
73. Miez bin Adam Alaihi Salam 
74. Bosroh binti Adam Alaihi Salam istri
       Miez
75. Hedroen bin Adam Alaihi Salam 
76. Jeisaah binti Adam Alaihi Salam istri
       Hedroen
77. Samaa bin Adam Alaihi Salam 
78. Jeisieez binti Adam Alaihi Salam istri
      Samaa
79. Jeiniz bin Adam Alaihi Salam 
80. Biero' binti Adam Alaihi Salam istri
     Jeiniz
81.Seidam bin Adam Alaihi Salam 
82. Geinieca binti Adam Alaihi Salam istri
       Seidam
83. Zamued bin Adam Alaihi Salam 
84. Jeinac binti Adam Alaihi Salam istri
       Zamued 
85. Swedjen bin Adam Alaihi Salam 
86. Aniezi binti Adam Alaihi Salam istri
       Swedjen
87. Zuma bin Adam Alaihi Salam 
88. Juraez binti Adam Alaihi Salam istri dan Zuma
89. Khaein bin Adam Alaihi Salam 
90. Jeinac binti Adam Alaihi Salam istri Khaein
91. Zuzaeh bin Adam Alaihi Salam 
92. Karaeh binti Adam Alaihi Salam istri Zazaeh 

Ilustrasi gambaran anak - anak Nabi Adam Alaihi Salam dengan 200 Karakter dan tingkah laku yang berbeda dari yang berakhlak mulia seperti Nabi Sihts Alaihi Salam hingga yang berakhlak buruk seperti Qabil

93. Kanzah bin Adam Alaihi Salam 
94. Roumi binti Adam Alaihi Salam istri Kanzah
95. Khanjuoul bin Adam Alaihi Salam 
96. Soumie binti Adam Alaihi Salam istri Khanjuoul 
97. Salom bin Adam Alaihi Salam 
98. Balgeas binti Adam Alaihi Salam istri Salom
99. Zeushi bin Adam Alaihi Salam 
100. Romuezih binti Adam Alaihi Salam istri Zeushi

MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja''far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Pontianak Jalan Seliung 

Seting Louyat dan Hak Cipta ada Pada :
MAKTAB NANGQ 1857 PUSAT PONTIANAK 
Di Lindungi Undang-undang
Minggu 2 Pebruari 2025 M / 3 Sya'ban 1446 H
16 : 46 WIB

Postingan populer dari blog ini

MANAQIB PANGERAN LAKSAMANA TUANKU JAKSA II SYARIF ALI MUHAMMAD ALKADRI. MAKTAB NANGQ 1857 PANGERAN BENDAHARA TUA SYARIF JAFAR BIN SULTAN SYARIF HAMID I ALKADRI KESULTANAN KADRIAH PONTIANAK.., JALAN SELIUNG

BLOG I SAYID HUSEIN DAN KETURUNANYA.. MAKTAB NANGQ 1857 Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Tua Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Kesultanan Kadriah Pontianak. Kantor Pusat Jalan Seliung 78353

PENGURUS MAKTAB NANGQ 1857 PUSAT - WILAYAH - KAB/KOTA - LUAR NEGERI