DATA MAKAM,. MAKTAB NANGQ 1857 Dewan Pimpinan Pusat Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Pontianak Jalan Seliung
Lokasi Pemakaman Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalbar Indonesia,. Sudah Jadi Cagar Budaya
MAKTAB NANGQ 1857
Dewan Pimpinan Pusat
Kantor Pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid II Alkadri Pontianak Jalan Seliung
1. Didirikan Dan Diresmikan oleh Sultan Syarif Hamid I Bin Sultan Syarif Usman Alkadri pada hari : Isnin 12 April 1857 M - 1278 H., Setelah Indonesia Merdeka pada Tanggal 17 Agustus 1945., Ijin Yang Diperoleh adalah ;
1. SK. Pengadilan Negeri Pontianak No : P29 - U1/KP. 01.4 Tahun 1953. Tanggal 12 Desember 1953
2. SK. menteri Kehakiman RI. No : C - 182 - HT. 03.01. Th. 1995 Tanggal 25 Oktober 1995
3. Perubahan SK. Menkum HAM. RI. No : AHU. 0025268. AH. 01.04. Tahun 2022..Tanggal 12 Desember 2022
DAFTAR MAKAM MARGA ALKADRI DAN MARGA LAINYA YANG TERDAFTAR DI MAKTAB NANGQ 1857
Arsh depan Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Arsh Kanan Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Arah kiri Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Selasar bagian depan Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri jamalullail Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Pintu Gerbang masuk Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Sayid Syarif Husein bin Ahmad Alkadri
Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri jamalullail Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail bagian Kepala Galah Herang Sejegi Mempawah Timur Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Arah Kanan Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail Galah Kerang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalbar Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Arah kiri Makam Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri jamalullail Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik Koordinat :
Makam Nyai Tua Utien Chandra Midie / Utein Kabanat berdampingan dengan Makam Sayid Husein Alkadri Jamalullail sebelah kiri Galah Herang Sejegi Mempawah Timur Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik Koordinat ;
Makam Nyai Tengah Utin Kerinci Srikandi istri Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail di bagian bawah kaki berjarak sekitar 2 dari Makam Sayid Husein atau samping kanan dari pintu masuk gerbang makam Lokasi di Pemakaman Sayid Husein Alkadri Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Bagian Kiri makam Putri Mempawah Utin Candramidi Binti Opu Daeng Manambon Sayid Syech Abu Bakar Adeni Qaulan Jazirah istri Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri
Bagian kanan Makam Putri Mempawah Utin Camdramidi Binti Opu Daeng Manambon Sayid Syech Abu Bakar Adeni Qaulan Jazirah istri Pertama Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri, Makam berdampingan dengan Makam Sayid Husein Alkadri Jamalullail, karena jaraknya selisih 2 meter sehingga di isi lagi dengan makam cicit Ssyid Husein Alkadri jamalullail sehingga terdapat 2 makam kecil
Sesuai dengan Nazar belisu minta makamkan di dekat dengan makam Sayid Husein Alkadri jarak antara makamnya sekitar 2 meter arsh kiri sehingga di isi oleh 2 makam cicit - cicit Dayid Husein Alkadri, sebab saat ini makam tersebut sudah sangat padat dan rapat yang masuk dalam rumah makam terkecuali di luar rumah makam masih sangat luas
Makam Panglima Mangku Syarif Muhammad Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri samping kiri pintu masuk makam pertama Galah Jerang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat ๐ฎ๐ฉ
Makam Syarif Alwi Alkadri Tuan Bujang Bin Sayid Husein Alkadri makam di atas makam Panglima Mangku Syarif Muhammad Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri bagian kiri pintu deretan ke 2 atau setelah Makam Panglima Mangku
Makam Tuan Minta Syarif Ahmad Bin Sayid Husein Alkadri Jamalullail berdampingan dengan abangnya Tuan Bujang Syarif Alwi Bin Sayid Husein Alkadri
Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam Syarifah Maryam Binti Syarif Abu Bakar Alkadri Keturunan dari Syarif Muhammad Zein Bin Sultan Syarif Kasim Alkadri dalam pendopo makam Sayid Husein Alkadri Mufthi Mempawah, Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam Syarif Yusuf Bin Abas Alkadri keturunan dari Syarif Muhammad Zein Bin Sultan Syarif Kasim Alkadri dalm Pendopo Makam Sayid Husein Alkadri Mufthi Mempawah Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam Syarif Najib Alkadri keturunan dari Abas bin Muhammad Zein bin Sultan Syarif Kasim Alkadri penjaga Makam Sayid Husein Alkadri Wafat 2024 M - 1445 H sekarang di gantikan oleh anak cucu dan istri beliau lokasi dalam Pendopo Makam Sayid Husein Alkadri Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Arah Masuk Kompleks Pemakaman Sultan Syarif Abdurrahman Bin Husein Alkadri Jalan Khatulistiwa Tiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ,. Sudah Jadi Cagar Budaya
Arah Depan Kompleks Makam Kesultanan Kadriah Pontianak Jalan Khatulistiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi kalimantan Barat Indonesia
Sudut Kiri Bagian Depan setelah melewati pintu gerbang Makam Kesultanan Kadriah Pontianak Jalan Khatulistiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat
Arah Kiri Kompleks Makam Kesultanan Kadriah Pontianak Jalan Khatulistiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Indonesia
Salah satu sudut bagian Luar Kompleks Makam Kesultanan Kadriah Pontianak Jalan Khatulistiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Indonesia
Ketika masuk akan berhadapan dengan Penjaga Makan yang bergiliran dari anak Cucu Sayid Husein Alkadri termasuk masyarakat sekitarnya dan Marga lainya yang berhubungan dengan tali pernikahan dengan anak cucu Sayid Husein Alkadri
Sudut Kanan Makam Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Jalan Khatulistiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Indonesia
Sudut Kiri Makam Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Jalan Khatulistiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Indonesia
Makam Sultan Syarif Abdurrahman Bin Sayid Husein Alkadri Jalan Khatulistiwa Kelurahan Batu Layang Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalbar Indonesia. , Sesuai dengan namanya Kompleks Pemakaman Sultan Syarif Abdurrahman Bin Sayid Husein Alkadri maka
Titik Koordinatnya di ambil di Makam Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri.
Titik koordinat :
Makam Ratu Sepuh Maharatu Suri Mahkota Agung Kesumasari Binti Raden Temenggung Widoyoningrat Bin Sultan Hamengkubuwono I (Sujono) Bin Sunan Amangkurat IV istri Tejawati. Istri Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri, Makam berdampingan dengan Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri di Batu Layang Jalan Khatulistiwa Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Kalbar Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam - makam Kompleks Kesultanan Kadriah Pontianak Jalan Khatulistiwa Batu Layang Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Indonesia telah terdaftar di Maktab NanG 1857 Sejak Jaman Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri hingga di Jaman Sultan Syarif Abu Bakar Alkadri dari Generasi Pangeran Bendahara Syarif Ahmad Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Ratu Muliai Binti Abdullah Tatang Abdullah Tatang nama aslinya adalah Tatang 1840 M - 1261 H setelah masuk Islam di tambah dengan nama Abdullah Tatang dari Suku Dayak Majang Sambe beliau memiliki adik kandung bernama Tuanku Syarif Hamid Muara Angke atau Keramat Angke dan 2 orang anak perempuan untuk selanjutnya setelah Wafat dokumen di serahkan kepada Sultan Syarif Usman Alkadri setelah wafat di serahkan Kepada Sultan Syarif Hamid I Alkadri Bin Sultan Syarif Usman Alkadri kemudian Sultan Syarif Hamid I Alkadri memyerahkanya kepada Pangeran Bendahara Syarif Ja''far Alkadri sejak di Nobatkan sebagai Ketua Maktab NanGq 1857 M - 1278 M hingga berakhir ke tangan Pangeran Bendahara Syarif Ibrahim Bin Ahmad Alkadri Generasi ke VI 2015 M - 1536 H Wafat untuk selanjutnya di serahkan kepada anaknya generasi Ke VII dengan dokumen tersebut maka sangat mustahil akan terjadi kekeliruan
Untuk selanjutnya merupakan tugas berat dari Generasi Ke VII Maktab NanGq 1857 untuk mendokumentasikan seluruh Makam keluarga besar Alkadri di seluruh dunia
Makam Wan Hid Jamalullail Pendiri dan Raja Pertama Penembahan Kerajaan Segeram 1499 M - 1569 M
Lokadi Sekarang Kampung Tua Adat Segeram Kelurahan Sedanau Kecamatan Bungguran Barat Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Panglima Dijaga Syarif Muhammad Bin Panglima Laksamana I Wisreleis Syarif Abu Bakar Alkadri dan istrinya Dayang Asmairah Adeni keturunan Dari Opu Daeng Kemasi Sayid Syech Ahmad Adeni Qaulan Jazirah Kampung Adat Tua Segeran Kelurahan Sedanau Kecamatan Bungguran Barat Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau KEPRI Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat : 3.932232 LU - 108.138782. LT
Bangunan Pendopo Makam Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua I Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Ogol Peladis Desa Kepayang Kecamatan Anjungan Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Bagian Depan Makam Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua I Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Ogol Peladis Desa Kepayang Kecamatan Anjungan Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua I Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Ogol Peladis Kepayang Anjungan Mempawah Kalbar Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam Pangeran Bendahara II Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Jalan Raya Peladis Dusun Ogol Desa Peladis Kecamatan Anjungan Kabupaten Mempawah Provinsi Kalbar Indonesia
Titik koordinat :
Makam Raden Darmani Binti Sirajuddin Istri Pertama Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Alkadri makam berdekatan posisi sebelah kiri depan dari Makam Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Alkadri Ogol Peladis Desa kepayang Kecamatan Anjungan kabupaten Mempawah Provinsi kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Poto sebagian Kecil Anak cucu cicit Pangeran Bendahara II Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara I Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri yang berada di Kalimantan Barat bersama YGM Sultan Syarif Melvin Alkadri. SH.
Makam Pangeran Bendahara Tua III Syarif Thaha Kholil Bin Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua I Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Galah Herang Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Beliau terkenal dengan panggilan :
1. Pengawe / Penghulu Kermud pamgilan tersebut karena muka dan selunuh tubuhnya pernah menderita Kermud Nanah yang besar sehingga setelah sembuh wajah beliau berbintik - bintik bekas Kermud tersebut sehingga warga Mempawah memanggil nya dengan Pengawe / Penghulu Kermud sehingga banyak yang tidak mengetahui mama asli beliau
6 Pilar tiang di makam beliau adalah wasiat beliau jika meninggal yang maksudnya adalah 6 orang istri beliau dan setiap istri beliau mengunakan nama - yang berbeda sehingga memiliki 6 nama dan 6 istri yaitu :
1. Pangeran Bendahara Tua III Syarif Thoha Kholil Bin Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Alkadri nama asli dan gelar beliau dari istri orang asal Madura Sumenep yang menetap di Peniraman
2. Pengawe / Penghulu Kermud nama kedua beliau dari istri orang Bugis
3. Syarif Ahmad nama ketiga dari istri marga Alkadri
4. Syarif Abdurrahman dari istri ke empat yang di nikahi di pontianak dari keluarga Alkadri
5. Syarif Ali dari istri ke 5 yang di nikahi di Brunei darussalam
6. Syarif Mohammad dari istri ke 6 yang di nikahi di Kucing Malaysia
Maka ketika wafat pihak keluarga di Mempawah mengunakan nama Penghulu Kermud dalam bahasa Indonesia ๐ฎ๐ฉ dan Arab Melayusnya Syarif Thoha Kholil Alkadri, lokasi Makam fi Pemakaman Habib Husein Bin Ahmad Alkadri jamalullail Mempawah
Lokasi Makam Pangeran Bendahara Tua IV Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua III Syarif Thoha Kholil Bin Pangeran Bendahara Tua II Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua I Syarif Ja'far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri
Makam Jalan Raya Peniraman Gg Gunung Bukit Sahabat 4 Puncak Gunung Peniraman Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat I Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Lokasi ini hanya terdapat 3 Makam yaitu :
1. Makam Pangeran Bendahara Tua IV Syarif Usman Bin Thoha Kholil Alkadri
2. Makam Syarifah Aminah Binti Abu Bakar Alkadri istrinya dan
3. Makam Pangeran Bendahara Tua VI Syarif Ibrahim Bin Pangeran Bendahara Tua V Syarif Ahmad Bin Pangeran Bendahara Tua IV Syarif Usman Alkadri . Cucu beliau berdua
Sebelah kanan Makam Pangeran Bendahara Tua IV Syarif Usman Bin Pangeran Bendahara Tua III Syarif Thoha Kholil Alkadri wafat 1939 M
Makam Bukit Sahabat 4 Puncak Bukit Gunung Peniraman Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Bagian kirinya adalah makam istrinya Syarifah Aminah Binti Panglima Leaxsa III Syarif Abu Bakar bin Abdullah Pangeran Banten bin Panglima Laksamana I Syarif Abu Bakar Bin Sayid Husein Alkadri Mufthi Mempawah wafat 1940 M
Makam Pangeran Bendahara VI Syarif Ibrahim Bin Pangeran Bendahara Tua V Syarif Ahmad Alkadri (Ahmad Kampak)
Lokasi makam Bukit Sahabat 4 Puncak gunung Peniraman dengan ketinggian 1.000 M dari dari dataran jalan Raya Peniraman dengan jumlah tangga naik lebih dari 1000 tangga sehingga di sebut tangga 1001 Lahir : Senin 17 Rabiul Awwal 1363 H / 16 Juni 1942 M dan wafat , Senin 7 Julhizah 1436 H /
15 September 2015 M , Dalam Usia 73 Tahun
Berdampingan dengan makam Dsto dan neneknya / Jid dan Jidahnya di puncak gunung Peniraman bukit Sahabat 4
Karena medan jalan mendaki yang terjal sehingga sulit untuk di jiarahi, akan tetapi ada saja orang-orang yang penasaran dengan ke tiga makam tersebut sehingga ada saja setiap hari yang berjiarah., merupakan makam tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat saat ini yang berada di atas gunung
Makam. Pangeran Bendahsra Tua V Syarif Ahmad bin Usman Alkadri Gg Wakap Jalan Raya Segedong Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah Kalbar Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Makam Syarifah Aminah Binti Pangeran Ali bin Sultan Syarif Muhammad Alkadri. Istri Pangeran Bendahara Tua V Syarif Ahmad bin Usman Alkadri Gg Wakap Jalan Raya Segedong Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah Kalbar Indonesia๐ฎ๐ฉ
Syarif Abdurahman Bin Pangeran Bendahara Tua V Syarif Ahmad bin Usman Alkadri., Wafat, Senin 27 September 1997 M - 20 Jumadil Awal. 1418 H Dalam Usia 62 Tahun, Makam Gg. Wakap Jalan Raya Segedong Kecamatan Segedong Kabupaten Mempawah Kalbar Indonesia๐ฎ๐ฉ
Makam Systif Mohdar Aljadri Desa Darak Mandar Provinsi Sulawesi Barat Indonesia. Titik koordinat :
Makam Pangeran Wirakesumajaya Wiranegara Syarif Abdurrahman Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri, makam ini bukan makam Pangeran Kachil Syarif Alwi Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri, makam beliau di samping kanan
Makam Pangeran Wirakesumajaya Syarif Abdurrahman Bin Sultan Syrif Abdurrahman Alkadri tanda panah, samping lamanya Makam Pangeran Kacil Syarif Alwi Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Martapura Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia
1. Makam Syarif Muhammad Bin Pangeran Wirakesumajaya Wiranegara Syarif Abdurrahman bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri
Lokasi Martapura pemakaman Pangeran Syarif Kachil Syarif Alwi Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri
Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia ๐ฎ๐ฉ dan
2. Makam Syarif Hamid Bin Syarif Muhammad bin Pangeran Wirakesumajaya Wiranegara Syarif Abdurrahman bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri, Kedua Makam ini tidak terawat
Makam Pangeran Gentar Alam Syarif Ali Muhammad Bin Pangeran Tinggi Al-Akbar Wijayakusuma Syarif Alwi Al-Akbar Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Syarif Abdullah Bin Husein Bin Pangeran Wirakesumajaya Wiranegara Syarif Abdurrahman Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri di Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Panglima Laksamana III Leaxsa Syarif Abu Bakar Bin Abdullah Alkadri Jamalullail Martapura Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Raden Temenggung Jaya Suseno Senopati Abas Bin Zein Bin Panglima Laksamana III Leaxsa Syarif Abu Bakar Alkadri, dan istrinya Syarifah Fatimah Alkadri keturunan dari Pangeran Yemengung Banten Syarib Abu Musa Bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri., makam berdampingan Lereng Gunung Salak Kota Bogor Provinsi Jawa Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Mbah Imam Pangkiroman Syarif Abu Bakar Pangeran Cakra Buana / Pangeran Junjung Putih Syarif Abu Bakar Bin Sultan Syarif Usman Alkadri Garut Provinsi Jawa Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Panglima Singgapati Syarif Hasan Bin Umar Alkadri sedang Jiarah
Titik koordinat :
Makam Syarif Muhamad Afandi Alkadri Kecamatan Pradamana Kabupaten Garut Jawa Barat Indonesia
Titik Koordinat :
Makam Syarif Muhammad Bin Panglima Paku Alam Syarif Ibrahim Segera Bin Panglima Laksamana I Wiresleis Syarif Abu Bakar Alkadri
Makam Sei Purun Besar Desa Sungai Purun Besar Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Sayid Syech Mahmud Bin Abdul Hamid Syarwani Almaky Adaghistani Alghoust Adyadjely Al-Hasani di Gang Meliau Jalan Tanjung Pura Kelurahan Sejawi Tengah Kecamatan Pontianak Tengah Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Syarif Ahmad Alkadri Wan Tatang Bin Wan Said Alkadri Wan Tukang
Lokasi Pemakaman Wan Keme Jalan Tanjung Raya I Kecamatan Pontianak Timur Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik koordinat :
Makam Raden Pangeran Shihabuddin bin Ayub bin Raden Pangeran Adikarya Negara Syarif Syirajuddinsyah bin Panglima Hitam Paku Alam Syarif Ibrahim Alkadri Sabamban Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalsel Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik Koordinat :
Makam Dato Biha H. Syarif Abdullah bin Muhammad Said bin Ali Tamim bin Abdurrahman Dsto Biha bin Pangeran Cakra Syarif Saleh bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri
Anak-anak Dsto biha :
Ali Tamim., Taram., Samam dan Amnah Alkadri cicitnya H. Syarif Ahmad Saidi Alkadri
Nama lain Dato Biha adalah :
Ismail., M Nurddin., Abdurrahman nama waktu di lahirkan
Titik koordinat :
Makam Panglima Loloan Syarif Abdullah bin Yahya Syarif Tue Stani., Loloan Bali Provinsi Bali Indonesia ๐ฎ๐ฉ
Titik Koordinat
Makam Raden Pangeran H. Syarif Bahri bin Zakaria bin Hamda bin Shihabuddin bin Ayub bin Raden Pangeran Sebamban Syarif Syirajuddinsyah Alkadri Desa Bati - Bati Kecamatan Bati - Bati Kabupaten Tanah Laut Kalsel Indonesia ๐ฎ๐ฉ., Titik koordinat lihat di Poto
Makam Raden Pangeran Syarif Zakaria bin Hamdan bin Shihabuddin bin Ayub bin Raden Pangeran Sabamban Desa Bati- Bati Kecamatan Bati - Bati Kabupaten Tanah Laut Kalsel Indonesia ๐ฎ๐ฉ Titik koordinat lihat poto
Makam Raden Pangeran Syarif Hamda bin Shihabuddin bin Ayub bin Raden Pangeran Sabamban Syarif Syirajuddinsyah Alkadri., Desa Bati - Bati Kecamatan Bati - Bati Kabupaten Tanah Laut Kalsel Indonesia ๐ฎ๐ฉ
MAKTAB NANGQ 1857
Dewan pimpinan Pusat
Kantor pemeliharaan Dan Statistik Sejarah Ahlulbait Pangeran Bendahara Syarif Ja''far Bin Sultan Syarif Hamid I Alkadri Pontianak Jalan Seliung
Seting Louyat Dan Hak Cipta Ada Pada :
MAKTAB NANGQ 1857
Di Lindungi Undang-Undang
Pontianak, Senin 24 Pebruari 2025 M / 25 Sya'ban 1446 H
12 : 02 WIB