RATIB ALKADRI. MAKTAB NANGQ 1857 PUSAT PONTIANAK JALAN SELIUNG
RATIB ALKADRI
Yang terus berangkai hingga saat ini sebagai satu kesatuan yang utuh (Sekufu) sebagai Ahlulbait Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam
Di Susun Ulang Oleh :
Arif Candra Bin Pamgeran
Bendahara Tua VI Syarif Ibrahim Alkadri
Ketua Maktab NanGq 1857 Pusat
Generasi Ke VI Maktab NanGq 1857
2015 M Sekarang 2025 M
dan masih berlanjut
Di Ciptakan / Di Karang Oleh :
Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri
Bersama Saudara Kandungnya :
Tuanku Pangeran Bujang Syarif Alwi Bin Sayid Husein Alkadri
Tuanku Panglima Laksamana I Syarif Abu
Bakar Alkadri Bin Sayid Husein Alkadri
RATIB ALKADRI
Ratibul Qadriah Lengkap
Galah Herang Sejegi Mempawah Timur
Kabupaten Mempawah
Kalimantan Barat Indonesia
RATIB ALKADRI
الرتب القدري
بسم الله الرحمن الرحيم
Bismilahi Rahmani Rahim
Dengan Nama Allah Uang Maha Pengasih
Lagi Maha Penyayang
Serta menghiasi Kerasulanya dengan berbagai Mukjizat di perkuat Sahabat pemberani dan hidayah dengan kepasrahan hati
Serta memberikan siraman lautan ilmu Lathifa dan Pelita ilmu cara untuk mengenal Allah
Sebab itulah Para Nabi dan Keturunannya serta Sahabatnya jadi juru petunjuk Umat dan perintis ke jalan Allah Yang Maha Agung lagi Maha Mengetahui
Dan semoga Allah senantiasa mencurahkan Sholawat dan dalamnya kepada junjungan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Dan para Sahabat dan orang-orang yang mengikuti ajaran agama Islam, selagi Manaqibnya Sayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail serta orang tersebut masih ((Membacakan Ratib kepada Sayid Husein bin Ahmad Alkadri jamalullail)) harum semerbak berkumandang terdengar ((Ratibnya))
Imam sebagian para Ulama Asyayyid Husein bin Ahmad Alkadri berjalan di jalan Allah untuk mengerai lautan hakekat (untuk Ma'rifat).
Yaitu Asyayyid Husein Alkadri jamalullail yang Mulia, dirinya di jadikan sandaran yang sangat indah, keturunan bangsawan yang memiliki derajat yang tinggi
Agar jadi perhiasan yang di dengarkan kepada yang hadir, pada saat di bacakan amalan-amalan dari peringatan dan Haul Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail
Syarif Arif Candra bin Pangeran Bendahara Tua VI Syarif Ibrahim bin Ahmad bin Usman keturunan dari Pangeran Bendahara Tua Syarif Ja'far bin Sultan Hamid I bin Sultan Usman bin Sultan Syarif Abdurrahman bin Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail telah menyusun Ulang RATIB ALKADRI ini, semoga di beri keberkahan dan kepahaman dalam menyusun kembali sehingga bermanfaat untuk khalayak ramai di kemudian hari
القطه ٣ - ٧ x
Al - Fatihah 3 - 7 x
Karena di dorong rasa Cinta, kami sebarluaskan Manaqib dan Ratib para Wali ini yang telah sampai kepada tingkat Kesempurnaan Amal (yaitu) Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail
Juga menyebarkan para Wali yang terpilih serta mengharapkan turunya limpahan rahmat dan berkah yang melimpah
Kemuliaan itu juga di perkuatkan karena Sayid Muhammad Aljamalullail istrinya adalah Syecah Munawarah anak Zakaria bin Abdullah bin Hasan bin Syekh Abul Hasan Asyadjely Alghouts Alhasani kewaliyanya hampir setara dengan Syeck Abdul Qadir Aljeilani
Dan Sayid Muhammad Shohibul Mirbhat istrinya adalah Syecah Jamilah binti Syekh Ali Almastur bin Syech Hasan bin Syekh Abdul Qadir Aljeilani Wali yang di Muliakan
Sehingga keduanya juga merupakan leluhur Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail melalui jalur perempuan yang di sempurnakan, sehingga wajar jika Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail mewarisi kedua ke ilmuan beliau dengan sempurna
Dan ternyata ada keturunan Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail yang menikahi keturunan tersebut, yaitu keluarga Syarwani yang merupakan keturunan dari keduanya (Syekh Abul Hasan Asyadjely dan Syekh Abdul Qadir Aljeilani)
Karena dengan menyebut Ihwal Ulama Waliyullah tersebut, sebagai perantata yang menyebabkan terbukanya Barokah dari pintu langit yang tertinggi
Ya Allah hamparkan keharuman keridhoanmu kepada beliau dan seluruh keluarga dan keturunanya dan anugerahkan kami berkat kewalian yang engkau rahasia - rahasiakan yang Engkau letakan juga kepada keturunanya (kewalian itu) yang mewarisi kewalian itu hingga berakhirnya waktu, karena kemulian yang di limpahkan kepadanya
Engkau di permudah Allah dengan Mahar 7 Peti Emas untuk pernikahan anakmu (Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri)
Maka cukuplah bagi kami kewalian yang tampak sebagai bukti nyata dari Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail sebagai dasar bagi kami berwasilah kepadanya
Al-fatihah 3 - 7 x
Sehingga terlontar ucapan dari kami, Maha Suci Allah yang telah memberikan ilmu Karomah Kewalian kepadanya yang begitu luas
Al-fatihah 3 - 7 x
Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail di karuniai 12 orang istri yang Subur, dari kesuburan istri tersebut memiliki 42 orang anak dari berbagai Negeri
Maka derajatnya setingkat dengan Wali - Wali yang lain, maka dengan suara yang keras dan lantang kami berucap :
Ya Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail
Al-fatihah 3 - 7 x
Al-fatihah 3 - 7 x
Dengan berwasilah kepadamu sebagai perantara dapat menyelamatkan kami dari perkara yang kami takutkan, memutupi cacat - cacat kami yang kami takutkan membukanya serta membayar hutang-hutang kami, menguatkan baik sangka kami, berkat perantara wasilah kami kepada Asyayyid Husein Alkadri Jamalullail
Karena kami yakin wasilah itu akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya, Karena dia perantata terdekat dengan Rasul-Nya, yang menghilangkan tabir yang menghalangi kami, melenyapkan segala kesedihan kami dan dan menjadikan ampunan dosa-dosa kami (berkat wasilah tersebut)
Jadikanlah kami perantata kami, penolong kami karena Allah
Wahai semua para Wali Allah baik yang masih hidup mapun yang sudah tiada
Para kekasih Allah 3 x
Engkaulah Allah yang memberi akal yang sempurna
Dengan perantara seluruh Wali Allah kami meminta 3 x
Dengan perantara Wali Allah, kami dekat kepada Allah 3 x
Wahai Allah dengan perantara Wali mu tetaplah menolong kami, baik saat kami minta maupun kami tidak meminta dengan berkat Walimu Ya Allah 3 x
3 x
Semoga Engkau Ya Allah, dengan perantara para walimu dan Syafaat Nabi - Mu, memeberikan semua yang menjadi harapan kami kabul dengan sempurna tanpa cacat dan celah di sisi manusia dan mahluk - Mu, dengan berkat para wali - Mu dan Rasul - Mu Ya Allah
Alfatihah 3 x
Selalu dilimpahkan kepada Nabi yang datang memberi petu juk kami, (Yaitu) Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang selalu membawa kebenaran kepada kami
Seluruh kebaikan menjadi ke Indahan untuk kami 3 x
Saya bersaksi tiada tuhanya kecuali hanya Allah dan saya bersaksi sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan Allah 33 - 1.000 x
Kepada Allah Yang Maha Tunggal, masukanlah saya, istri, anak-anak saya dan orang-orang beriman ke dalam Surga Firdaus - Mu yang kekal abadi tanpa penghalang 3 x
Wahai seluruh Wali Allah yang ada di seluruh muka bumi, baik yang masih hidup maupun yang sudah tiada, dan seluruh para Nabi dari Nabi Adam Alaihi Salam hingga Nabi Penutup Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, ijinkan kami berzikir dengan menyebut :
La Ilaha illallah 33 x 1000
Inilah Ratib Alkadri di dalamnya sudah terdapat ilmu tarekat untuk mencapai Ma'rifat, dan juga terdapat Sholawat Alkadri, Merendahkan diri karena Allah, karena Alkadri mengandung makna merendahkan diri dengan penuh kepasrahan
Saya (Sultan) Syarif Abdurrahman Alkadri menyusun bagian Tarekatnya, Tuanku Syarif Alwi Alkadri menyusun bagian Ratibnya (menyempurnakan susunan) dan Tuanku Syarif Abu Bakar Alkadri menyusun bagian Sholawatnya sehingga menjadi kesatuan yang utuh Ratibul Qadriah
Kami bertiga adalah anak kandung Sayid Husein Alkadri Jamalullail yang di berkahi, sehingga di hari yang ke 14 Wafatnya Ayah kami, RATIB ALKADRI ini sudah dapat di gunakan hingga seterusnya oleh anak cucu dan kaum muslimin yang Allah berkahi untuk membacanya
Sholawat dan Salam kepada junjungan kita Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan kepada keturunannya Keluarga Besar Alkadri
Al - Fatihah 3 x
Sholawat dan Dalam juga di berkahi kepada keluarga Alkadri seluruh alam baik yang masih hidup maupun yang sudah tiada dan Syafaat dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam
Alkadri adalah marga Ahlulbait Rasulullah yang terakhir, Semoga di mulyakan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan Syafa'at yang Istimewa dan paling sempurna
Semoga Allah dan Rasul-Nya melimpahkan derajat yang setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Alkadri di semua penjuru bumi
Sholawat dan Salam kepada Nabi yang Ummi, dan yang menurunkan ALKADRI sebagai keturunan yang paling berpasrah di hadapan semua manusia, karena cintanya kepada leluhurnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam melebihi dirinya sendiri
Tiada daya dan pertolongan selain amal sendiri dan pertolongan dari Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan keturunan Keluarga Nabi yang di anggap umi, oleh sebagian manusia dan Alkadri merupakan bagian dari Keluarga itu
Kami juga keluarga besar (Marga) Alkadri memohon kebaikan umat di dunia, Semoga bermanfaat dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mencurahkan berkat dan Syafa'atnya setiap jiwa yang bernapas maupun yang sudah berhenti hembusan napasnya dengan kebaikan yang abadi
Sholawat dan Salam kepada Nabi yang ummi Nabi ahir jaman, semoga tercurah kepada keturunanya sipat ahklak prilaku dan adab dari Nabinya hingga jaman berakhir, semogalah Alkadri merupakan keturunan dari marga penghujung jaman sebagai keturunan yang selalu bersholawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam agar tercurah untuk umat sekalian alam
Sholawat dan Salam juga di sampaikan oleh para malaikat atas perintah Allah dan Allah pun juga bersholawat kepada Nabi untuk mengistimewakan Nabinya sebagai utusan umat, maka kamipun sebagai keturunannya dari marga Alkadri juga bersholawat kepada Nabi sekaligus junjungan kami yang di Istimewakan sebagai Rasul dan Nabi penutup akhir jaman
Syafa'at itu untuk Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam serta keturunannya untuk umat semesta alam yang mengikuti ajaran Islam, maka keselamatan dan berkah juga terlimpah bagi keluarga Alkadri yang di curahkan untuk umat semesta alam
Ya Allah berikanlah Syafa'at - Mu dengan cara yang Istimewa (dengan perantara Nabi - Mu / Rasul - Mu dan Ahlulbait nya) menuju ke Surga Firdaus untuk kedua orang Tua kami, istri serta anak-anak kami, keluarga kami, Nasab kami (wajib di ketahui kesempurnaanya), Ahlulbait kami, psra Nabi dan Rasul kami, serta umat Nabi terdahulu dan umat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, demikian juga untuk makhluk alam. semesta tanpa terkecuali yang mengikuti ajaran agama Islam dari Nabi terdahulu hingga Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan alam (yang di ciptakan Allah Subhanahu Wa Ta'ala)
Sholawat dan Salam untuk Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, Keluarga Nabi dan juga untuk umat-Nya, di kuhsuskan juga Marga terakhir