RATIB ALKADRI. MAKTAB NANGQ 1857 PUSAT KESULTANAN PONTIANAK JALAN SELIUNG
RATIB ALKADRI
Karangan Tiga Bersaudara
1. Sultan Syarif Abdurrahman Alkadri Bin
Sayid Husein Alkadri Mufti Mempawah
Bagian Tarekatnya
2. Pangeran Tuan Bujang Syarif Alwi
Alkadri Bin Sayid Husein Alkadri Mufti
Mempawah Bagian Ratibnya
3. Panglima Laksamana Wierieles I Syarif
Abu Bakar Bin Sayid Husein Alkadri
Mufti Mempawah
RATIB ALKADRI
Halaman 1
Di Halaman 1 Manuskrip Ratib Alkadri ini tertulis sebagai berikut :
RATIB ALKADRI. Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lag Maha Penyang. (1). Segala puji bagi Allah yang telah mengutus Nabinya Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam. (2). Dengan membawa Syariat yang Sempurna dan Agama yang Murni. (3). Serta menghiasi Kerasulannya dengan berbagai Mukjizat di perkuat Sahabat pemberani dan Hidayah dengan kepasrahan hati. (4). Serta memberikan siraman lautan ilmu Latifah dan Pelita ilmu (untuk mengenal Allah). (5). Karena itu mereka, Nabi, Keturunannya dan Sahabatnya, Jadi juru petunjuk Umat dan perintis ke jalan Allah Yang Maha Agung Lagi Maha Mengetahui. (6). Mengajak Hamba - hamba Allah Ke Jalan yang Lurus. (7). Dan semoga Allah senantiasa mencurahkan Sholawat dan Salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam beserta seluruh keturunannya dari jalur Sayidina Hasan dan jalur Sayidina Husein. (8). Dan para Sahabatnya dan orang - orang yang mengikuti ajaran Agama Islam, selagi Manaqib Asyayid Husein Bin Ahmad Alkadri beserta keluarga keturunan Asyayid Husein Bin Ahmad Alkadri tersebut masih harum semerbak berkumandang terdengar. (9). Imam bagian ulama Asyayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail yang berjalan di jalan Allah dalam mengapai lautan Hakekat dalam berma'rifat kepada Allah Yang Maha Besar dan Yang Maha Halus yang mampu menembus jiwa yang Ihklas Suci dan Bersih. (10). Yaitu Asyayid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail yang Mulia, Dirinya di jadikan sandaran yang sangat Indah. Keturunan Bangsawan yang sangat Tinggi di sisi Allah dan di sisi leluhurnya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam. (11). Agar jadi perhiasan yang di dengar kepada orang yang hadir pada sa'at di bacakan amalan - amalan yang penting dan peringatan dari Haulnya Asyayid Husein...
Di Halaman 2 Manuskrip Ratib Alkadri ini tertulis sebagai berikut :
.. Bin Ahmad Alkadri Jamalullail di setiap tahunnya karena kemuliaan yang Allah berikan tersebut
Alfatihah....
(12). Asyayid Husein Alkadri Jamalullail adalah Ahlulbait Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam Anak Kandung Ahmad bin Husein bin Muhammad Alkadri Jamalullail bin Salim. bin Abdullah bin Muhammad bin Salim bin Ahmad bin Abdurrahman Almagrum bin Ali bin Muhammad Jamalullail (istrinya Syekhah Munawarah binti Zakaria bin Abdullah bin Hasan Ali bin Syekh Abul Hasan Ali Asyadjely Alasan) yang di Muliakan bin Hasan Almu'alim bin Muhammad Ashadallah bin Hasan Atturabi bin Ali Almastur bin Muhammad Faqih Almugadam bin Ali Alba'alawi bin Muhammad Shohibul Mirbhat, istrinya Syekhah Jamilah binti Ali Almastur bin Hasan bin Syekh Abdul Qodir Aljeilani., bin Ali Kholigosam bin Alwi Muhammad Asttsani bin Muhammad Alwi Assawma bin Alwi Abdullah Awwal bin Abdullah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa Arummi bin Muhammad Annagib bin Ali Alureidha bin Jafar Ashodiq bin Muhammad Albagir bin Ali Jainal Abidin bin Sayidina Husein Ibunya Sayidah Fatimah Az - Zahra. Rha binti Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam
Alfatihah......
Halaman 3
Di Halaman 3 Manuskrip Ratib Alkadri ini tertulis sebagai berikut :
(Jika Keturunan As-Sayyid Husein Alkadri Bin Ahmad Jamalullail dapat di teruskan dengan Nasabnya sendiri)
(13). Karena di dorong rasa Cinta kami sebarluaskan Manaqib dan Rstib Para Wali yang telah mencapai tingkat kesempurnaan amal Asyayid Husein Alkadri Jamalullail juga menyebarkan Para Wali yang terpilih serta mengharapkan turunya limpahan Rahmat dan Berkah yang melimpah
Alfatihah......
(14). Kemulyaan itu juga di dorong dan di kuatkan karena istrinya Sayid Muhammad Aljamalullail Syecah Munawaroh Binti Zakaria Bin Abdullah Bin Hasan Ali Bin Syekh Abdul Hasan Ali Asyadjely seorang Wali Qutub yang Di Muliakan dan istri Muhammad Shohibul Mirbhat yaitu Syecah Jamilah binti Syekh Ali Almastur Bin Syekh Hasan Bin Syekh Abdul Qadir Aljeilani seorang Wali Qutub yang di Muliakan yang memiliki kedudukan yang tinggi serta Maqam yang tertinggi di sisi Allah dan Rasul-Nya. (15). Maka wajarlah jika As-Sayyid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail mewarisi kedua sipat - sipat tersebut dan leluhur yang di Muliakan yaitu Nabi Muhammad Shalallahu Allaihi Wassalam. Karena dengan menyebut Ihwal Ulama Waliyullah tersebut, sebagai perantara menyebabkan terbukanya barokah dsri pintu langit yang tertinggi . 16). Ya Allah hamparkanlah harum ridhoMu kepada As-Sayyid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail serta keluarga dan Keturunannya dan Anugrahkan kami berkat Rahasia - Rahasia ke Walian yang Engkau letakan kepada As-Sayyid Husein Alkadri Jamalullail
(17). Alfatihah....
(18) Yaitu Kewalian yang tampak datang dari Yaman (Ariadha Yaman Selatan tempat asal kelahiran beliau di Yaman)....
Halaman 4
Di Halaman 4 Manuskrip Ratib Alkadri ini tertulis sebagai berikut :
Ya Allah Engkau selamatkan dari badai Samudra kemudian Ya Allah Engkau percepatan tibanya di tempat tujuan yang di Ridhoi, Ya Allah Engkau selamatkan dari tersesat di lereng gunung yang di berkahi (Peniraman), dan Ya Allah Engkau juga memenuhi Nazarnya agar terdapat keturunannya yang di berkati di Puncak ini (Puncak gunung Peniraman). 19. Wahai As-Sayyid Husein Bin Ahmad Alkadri Jamalullail., Allah juga mempermudah urusanmu dengan menyempurnakan kembali kacip yang patah, dan demikian juga Allah mempermudah Mahar Mas Kawin anakmu dengan tujuh Peti Emas yang di berkati. (20). Maka cukup lah bagi kami Kewalian yang tampak sebagai bukti nyata dari As-Sayyid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail, sebagai dasar bagi kami berwasilah kepada As-Sayyid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail. (21).
Alfatihah.....
(22). Sehingga terlontarlah ucapan dari kami, Maha Suci Allah yang telah memberikan Ilmu Karomah kepada As-Sayyid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail yang begitu luas luas, beliau juga memiliki istri yang subur 12 orang, serta melahirkan 42 orang anak dari berbagai Negeri yang di berkati, maka derajatnya setingkat dengan Wali - Wali yang lain. Dengan mengeluarkan suara yang keras : Ya As-Sayyid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail
Alfatihah......
(23). Wahai Roh - roh yang di sucikan As-Sayyid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail dan seluruh keturunan dan keluarganya,. Roh - roh Wali Allah yang tidak tampak (wafat) dan Roh - roh Wali Allah yang tampak (hidup) di antara kalian, serta roh - roh Wali Allah yang mampu melihat rahasia gaib maupun yang nyata yang di muliakan Allah di antara kalian
Alfatihah....
Halaman 5
Di Halaman 5 Manuskrip Ratib Alkadri ini tertulis sebagai berikut :
(24). Wahai Roh - Roh Wali Allah dari golongan yang Suci di Kalangan Ahlul Ahlulbait Rasulullah yang di bukakan Nasab Ghaib (Benar) dari sebagian ilmu Allah Yang Maha Tertinggi dan yang nyata di antara kalian, Yang menyelamatkan kami dari perkara - perkara hayalan kira - kira dari perkara yang kami takutkan dari aib dan salah kami, tenang Bapak - bapak kami dan Roh - Roh leluhur kami yang berada pada maqam yang tertinggi dan terpuji yang telah Allah janjikan., yang menutupi cacat - cacat kami takut kan untuk membukanya. (25). Membayarkan semua hutang - hutang kami, berkat kami berwasilah sebagai perantara kami kepada Asyayid Husein bin Ahmad Jamalullail
Alfatihah....
(26). Karena kami yakin Wasilah kami akan sampai dengan sempurna kepada Allah dan Rasul-Nya., Karena Asyayid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail perantara yang terdekat dengan Rasulullah., Serta menghapus tabir yang menghalangi kami., Melenyapkan segala Kesedihan dan menjadi ampunan dosa - dosa kami
Alfatihah....
(27). Wahai para Malaikat Allah., Wahai seluruh Para Nabi Allah., Wahai para Rasul., Wahai Rasulullah., Wahai para Keturunan Rasulullah., Wahai para Waliyullah.,.......
Di Halaman 6 Manuskrip Ratib Alkadri ini tertulis sebagai berikut :
..... Baik yang sudah tiada (wafat) maupun yang masih ada (hidup)., Baik yang masih berjasad maupun yang sudah tidak berjasad., Wahai Asyayid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail dan seluruh keturunannya., terimalah wasilah kami dengan sempurna agar tersampaikan kepada Allah dengan sempurna.
(28) Alfatihah.....
(29). Tolonglah kami karena Allah., Jadikanlah kalian semua sebagai perantara kami karena Allah., Agar tercapai semua hajat - hajat kami karena Anugrah Allah., Wahai semua para Wali Allah , baik yang sudah tiada (wafat) maupun yang masih hidup karena pandainya kamu menutupi ke Walianmu, sehingga kami yang pernah bertutur sapa denganmu, akan terapi kami tidak sedikitpun mengetahui bahwa engkau adalah seorang Wali yang di sempurnakan, maka maafkanlah kami dengan setulus hatimu yang sempurna dan sampaikanlah keluh kesah kami dan hajat ke inginkan kami kepada Allah dengan sempurna., Qobul dan berkah dengan rizki yang melimpah ruah dekat dengan Allah tanpa berjarak sebagaimana dirimu ketika kami bersamamu (sekalipun kami tidak mengetahui ketika kami bersamamu) bahwa kamu adalah seorang Wali yang di sempurnakan
Alfatihah......
(30). Ya Allah Yang Maha pemberi akal yang sempurna, dengan perantara akal yang sempurna kami meminta, dengan perantaramu sekalian kami dekat dengan Allah. Tetaplah menolong kami baik kami meminta maupun kami tidak meminta, sebab kebutuhan kami tetap terjadi, maka penuhilah kebutuhan kami dan hajat kami,
Halaman 7
Di Halaman 7 Manuskrip Ratib Alkadri ini tertulis sebagai berikut :
(31). Baik kami sadar untuk meminta maupun pada saat kami tidak sadar (lupa) untuk meminta,. Karena Zat Mu Ya Allah yang selalu Maha Tahu ke inginkan hati kami. ...
(32). Alfatihah....
...Ya Allah datangkanlah kabar gembira tentang hasil dan tujuan kami., Semoga Engkau Ya Allah dengan Syafaat Nabi Mu Muhammad Shalallahu Allaihi Wassalam beserta seluruh Keturunannya dan Walimu yang memberikan semua yang menjadi harapan kami berupa kebaikan yang Sempurna, Baik di Dunia Maupun di Akhirat dengan Rizki dan Pahala serta Berkat Kemuliaan Nur Kemuliaan M Ya Allah. (33). Nabi terakhir yang datang membawa kemuliaan kepada kami, (yaitu) Nabi Muhammad Shalallahu Allaihi Wassalam, dengan melahirkan keturunan yang Subur hingga saat ini. Yang selalu membawa petunjuk yang benar kepada kami., serta limpahan RahmatNya kepada kami, maka wajarlah kami berwasilah kepada salah satu keturunannya yang di muliakan Asyayid Husein bin Ahmad Alkadri Jamalullail
Alfatihah....
(34). Ya Allah kabarkanlah berita yang paling gembira tentang usaha dan tujuan yang kami capai, Semoga Allah dengan Syafaat yang di berikan kepada Nabi Muhammad Shalallahu Allaihi Wassalam dengan seluruh keturunannya (hingga akhir Jaman) yang juga sebagai walimu (Ya Allah) yang mampu menyampaikan harapan kami terkabul dengan sempurna (yang sebelumnya tanpa mereka semua menjadi sia - sia).........
(35).
Dalam Tahap Edit Data
Pontianak, Jum'at 3 Oktober 2025 M / 11 Rabiul Akhir 1447 H. 20 : 57 WIB
Yayasan Pangeran Bendahara Tua Syarif Jafar Alkadri
Maktab NanGq 1857 Dewan Pimpinan Pusat
Ketua Pusat
Seting Louyat Dan Hak Cipta Ada Pada :
MAKTAB NANGQ 1857
Di Lindungi Undang-Undang
